Keamana adalah untuk menjaga suatu yang sangat penting, agar data dalam jaringan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus, peningkatan keamana disini dapat dilakukan terhadap :
Rahasia (privacy)
Penyembunyian data.
Keaslian (authenticity)
Hal ini sulit untuk memasyikan pemakai pada sistem remote. Akibatnya suatu host mungkin tidak mempercai keaslian suatu host yang lain.
Keterpaduan Data (data integrity)
Karena banyak node dan pemakai berpotensi berpotensi untuk mengakses sistem komputerisasi, resiko korupsi menjadi lebih tinggi.
Convert Channel
Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data.
Keamanan dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Availability
Informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
2. Nonrepudiation
Pengirim ataupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
3. Confidentiality
Informasi data hnya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
4. Inegrity
Informasi hanya bisa diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
Gangguan terhadap keamana dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Modification
Suatu pihak yang tidak bewenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset.
Contohnya seperti perubahan nilai pada file data.
2. Interruption
Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak dapat dipakai oleh yang berwenang.
Contohnya seperti modifikasi terhadap sauran jaringan.
3. Febrication
Pihak yang tidak berwenang menyisipkan pesan palsu kepada suatu sistem.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar